WARTABANJAR.COM, PELAIHARI – Penasaran dengan sejarah di Tanah Laut, hadiri pergelaran seni drama tari (Sendratari) berjudul “Pedjoeng Tabanio”, menceritakan tentang sejarah yang ada di Tabanio Tanah Laut.
Pementasan ini akan dilaksanakan pada Sabtu (18/12/21) malam, bertempat di lapangan obyek wisata Mangrove Pagatan Besar Tanah Laut.
Garapan Sendratari ini berbentuk kolosal, yang akan dimainkan secara besar-besaran dan ditampilkan lebih dari 20 orang penari yang merupakan mahasiswa jurusan Pendidikan Seni Tari STKIP PGRI Banjarmasin.
Ketua Umum (Ketum) Produksi tari, Nisa Shadin mengatakan, garapan kali merupakan sebagai ujian mata kuliah produksi tari.
“Garapan ini nantinya akan dipentaskan oleh Mahasiswa/i STKIP PGRI angkatan 2018,” ujar Nisa, kepada wartabanjar.com, Kamis (2/12/21).
Selain sebagai bentuk untuk memenuhi ujian mata kuliah produksi, garapan ini juga bertujuan untuk mengangkat dan mengenalkan kepada khalayak ramai tentang sejarah di tempat tersebut.
“Selain itu juga, kami ingin mengenalkan destinasi wisata setempat, seperti objek wisata mangrove yang ada disini,” bebernya.
Nisa Shadin berharap, agar semuanya bisa berjalan lancar dan sukses hingga hari pelaksanaan pementasan nanti.
“Semoga tidak ada kendala yang mengganggu persiapan hingga pelaksanaan pentas nantinya,” pungkas Nisa.
Pementasan Sendratari itu dalam rangka agenda tahunan, digelar oleh APM Production 22. (Qyu)
Editor : Hasby