Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyebut pelaksanaan baru bisa dimulai tahun depan karenaa persoalan anggaran dan skema prioritas vaksinasi
berdasarkan risiko Covid-19.
Ketua DPR RI Puan Maharani
berharap target bisa lebih dipercepat.
Mantan Menko PMK tersebut berharap pelaksanaan PTM dapat merata bagi seluruh anak, dimulai dari daerah dengan
level positif terendah (Level 1 atau Level 0) hingga ke level yang lebih tinggi sehingga vaksinasi bagi anak harus
menjadi prioritas.
Selain itu, Ketua DPR RI Puan Maharani
meminta pemerintah menyiapkan infrastruktur, termasuk fasilitas kesehatan dan tenaga medis, yang disesuaikan
dengan kebutuhan anak di bawah 12 tahun.
“Nantinya, syarat wajib bagi anak yang akan divaksinasi Covid-19 harus memiliki nomor induk kependudukan (NIK).
Pemerintah akan meminta NIK sebagai pendataan vaksinasi anak.”
Puan Maharani juga meminta orangtua
untuk tidak ragu membawa anaknya suntik vaksin Covid-19. Ketua DPR RI Puan Maharani juga mengingatkan, manfaat vaksin sangat besar untuk keamanan anak-anak saat beraktivitas.(aqu)
Editor Restu







