Ustadz Muhammad Rijal Fathoni : Mengaku Habib Padahal Bukan Adalah Orang Durhaka
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Habib palsu, seorang warga Desa Rantau Karau Hulu RT 004 Sungai Pandan Hulu Sungai Utara, Ubbay Dillah Ayyubi membuat surat pernyataan, bahwa dirinya bukan Habib, Minggu (24/10/2021).
Ustadz Muhammad Rijal Fathoni menjelaskan kemulian habaib, hingga akhirnya ada orang yang mengaku-ngaku sebagai keturunan Rasulullah SAW.
Menurut Ustadz Muhammad Rijal Fathoni, bahwa Guru KH Muhammad Bakhiet AM atau yang lebih akrab disapa dengan Guru Bakhiet pernah berkata :" Manusia beriman yang bersengatan beruntung ialah mereka yang menjalin hubungan darah serta ilmu dengan Baginda Nabi Muhammad SAW. dan itu anugerah serta kemuliaan yang luar biasa Allah berikan kepada mereka. Manusia beriman yang sangat beruntung ialah mereka yang menjalin hubungan darah dengan Baginda Nabi Muhammad SAW, dan itu merupakan anugerah dari Allah yang telah memilih mereka, dan manusia beriman yang beruntung ialah mereka yang tidak menjalin hubungan darah dengan Baginda Nabi, namun mereka menjalin hubungan ilmu dengan Baginda Nabi Muhammad SAW".
Lanjutnya, dan adalah mereka yang menjalin hubungan darah serta ilmu dengan Nabi Muhammad itu ialah mereka Para Habaib dan Ulama yang keilmuannya bersumber serta bersambung dengan Nabi Muhammad SAW.
“Mereka yang menjalin hubungan darah dengan Baginda Nabi ialah mereka para Habaib (Habib-habib) zuriat kerurunan Nabi Muhammad SAW,” katanya.
Ustadz Muhammad Rijal Fathoni juga mengatakan, adapun mereka yang tidak menjalin hubungan darah dengan Baginda Nabi, namun ilmu mereka bersumber serta bersambung dengan Nabi Muhammad SAW, ialah mereka para Ulama-ulama pewaris Nabi Muhammad SAW.
Dari kemuliaan yang demikian itu membuat manusia-manusia yang kufur akan nikmat Allah tergiur ingin mengaku-ngaku bahwa dirinya adalah Habib atau Zuriat keturunan Nabi Muhammad SAW. agar mendapatkan kecintaan umat, namun dengan cara yang hina.