Dijelaskan oleh Kiai Said, dalil bertawasul kepada Nabi Muhammad saw adalah Surat An-Nisa ayat 64 yang berbunyi “Walau annahum idz dzalamû angfusahum jâ’ûka fastaghfarullâha wastahgfaralahumurrasûla lawajadullâha tawwâban rahîma.”
Artinya, “Sesungguhnya jikalau mereka ketika menganiaya dirinya datang kepadamu, lalu memohon ampun kepada Allah, dan Rasul pun memohonkan ampun untuk mereka, tentulah mereka mendapati Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.” (*)
Sumber: NU Online
Editor: Erna Djedi