Kelotok Membawa Sembilan Pemancing Tenggelam di Kukar, Satu Meninggal dan Satu Masih Hilang
WARTABANJAR.COM, TENGGARONG - Sebuah kapal kelotok yang ditumpangi sembilan pemancing dilaporkan tenggelam di perairan Sungai Mariam, Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Provinsi Kalimantan Timur, Minggu (29/8/2021) dini hari.
Dalam musibah ini, seorang pemancing yang menjadi penumpang kapal kelotok tersebut meninggal dunia.
Kepala Satuan Polisi Air (Kasatpolair) Polres Kukar AKP, Teuku Zia Fahlevi, menjelaskan berdasarkan keterangan motoris kelotok, Sarullah (44), bahwa kapal berangkat dari pelabuhan Kampung Kajang.
Kelotok tersebut, lanjut Kasatpolair, menuju lokasi memancing di kawasan Pulau Tiga. Sekitar pukul 04.45 kelotok tenggelam.
"Dari keterangan motoris, baru sekitar 25 menit perjalanan dari pelabuhan Kampung Kajang, kapal menabrak batang pohon dan mengalami kebocoran," jelas Zia.
Para penumpang berusaha menutup kebocoran dengan peralatan seadanya. Sebagian lagi mencoba menimba air yang terus merembes deras masuk lambung kelotok.
Di saat itu, sebagian mengusahakan agar kelotok bisa menepi ke pinggir sungai.
Namun, kebocoran tidak tertanggulangi, air terus masuk semakin banyak sehingga kelotok pun karam sebelum mencapai tepi sungai.
"Semua penumpang, berusaha menyelamatkan diri dengan berenang ke tepian. Namun hanya tujuh orang yang berhasil sampai ke tepian, dua orang lainnya tidak kuat dan tenggelam," jelas Kasatpolair.
Kedua pemancing yang hilang ini bernama Deni Alpiansyah (28) dan Hartono (30), warga Kelurahan Makroman, Kecamatan Sambutan, Kota Samarinda.
Setelah dilakukan pencarian, Denny Alfiansyah ditemukan Tim SAR gabungan tidak jauh dari karamnya kelotok dengan kondisi telah meninggal dunia.
"Satu lagi korban hilang atas nama Hartono masih dalam proses pencarian," ujar Zia. (edj/berbagai sumber)
Editor: Erna Djedi