WARTABANJAR.COM, SUNGAI TABUK – Perkelahian maut terjadi di Gudang Tengah RT 07 Sungai Tabuk Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan, Sabtu (3/7/2021), sekira pukul 20.30 Wita. Kapolres Banjar, AKBP Andri Koko Prabowo melalui Kapolsek Sungai Tabuk, Iptu Siswadi usai melakukan olah TKP dan memintai keterangan saksi-saksi, terungkap kronologisnya.

Perkelahian dan pengeroyokan itu, salah satu dilarikan ke Rumah Sakit Ulin Banjarmasin dan seterunya sempat menjalani perawatan di Puskesmas Sungai Tabuk Kabupaten Banjar. Keduanya kondisi badan sama-sama dipenuhi darah.

Kepada wartabanjar.com, Iptu Siswadi mengatakan, korban bernama Junaidi (42) merupakan warga Desa Gudang Tengah RT 07 Sungai Tabuk. Pelaku sebanyak tiga orang,  satu orang telah berhasil di amankan dan kedua pelaku lainnya masih dalam pencarian dan penyelidikan.

Pelaku yang berhasil diamankan bernama Ahmad Baihaki (27) warga Antasan Sutun Kecamatan Martapura Barat. Terduga pelaku yang lain inisial AT (28) dan AS (23).

“Berawal dari Korban menegur para pelaku, dan pelaku tidak terima selanjutnya pelaku sebanyak tiga orang dengan menggunakan sepeda motor mendatangi ke arah rumah seberangnya rumah korban dengan membawa senjata tajam,” kata Iptu Siswadi, Minggu (4/7/2021).

Mantan Kapolsek Martapura Kota itu mengatakan, kemudian karena mendengar ribut-ribut di luar rumah. Korban langsung keluar dari rumah dan menegur salah satu dari pelaku, agar jangan ribut-ribut, namun setelah itu para pelaku malah langsung mengeroyok korban dengan senjata tajam.

Kemudian warga berdatangan, sehingga kedua pelaku berhasil kabur sedangkan salah satu pelaku berhasil diamankan warga dalam keadaan terluka.

Korban, Junaidi mengalami luka bacok dibagian kepala, punggung kanan, paha dan kemudian dibawa ke RS Ulin Banjarmasin. Salah satu pelaku penyerangan bernama Ahmad Baihaki mengalami luka dibagian perut, juga dirujuk ke rumah sakit di Jalan A Yani Km 2 Banjarmasin itu.

“Saat ini melakukan pengembangan terhadap pelaku yang lain,” pungkas pria yang ramah dengan wartawan ini. (has/ehn)

Editor : Hasby