Dinas Pendidikan Targetkan 90 Persen Guru di Banjarmasin Awal Juli 2021 Sudah Divaksin COVID-19
Keterangan foto: Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Totok Agus Daryanto. Foto: Antara Kalsel
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN-Dalam rangka memerangi penularan wabah COVID-19 di Kota Banjarmasin, Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin menargetkan vaksinasi COVID-19 bagi tenaga guru di kota ini tembus 90 persen pada awal Juli 2021.
Hal ini juga dilakukan untuk kesiapan pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) tahun ajaran baru 2021/2022.
Kepala Dinas Pendidikkan Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Totok Agus Daryanto, Senin (28/6/2021) mengatakan pelaksanaan PTM dari tingkat PAUD, TK, SD hingga SMP yang di bawah naungan Disdik Kota Banjarmasin pada tahun ajaran baru dijadwalkan pertengahan Juli 2021 ini.
Kesiapan untuk melaksanakan PTM di semua jenjang pendidikan itu sudah dilakukan jauh-jauh hari oleh Disdik Kota Banjarmasin dan pihak sekolah di seluruh Kota Banjarmasin, termasuk menggalakkan vaksinasi COVID-19 bagi para guru.
Total tenaga pendidik dari tingkat PAUD, TK, SD hingga SMP yang diajukan untuk mendapatkan vaksinasi COVID-19 sebanyak 5.000 orang.
"Memang saat ini belum semua, tetapi sudah sebagian besar awal Juni capaian 74 persen. Dan vaksinasi terus jalan ini diperkirakan awal Juli sudah tembus 90 persen," ujarnya.
Menurutnya, percepatan vaksinasi COVID-19 bagi para guru ini diikutkan pada gerakan vaksinasi massal yang dilaksanakan pemerintah pusat dan daerah jelang HUT Bhayangkara ke-75.
"Jadi semua guru, termasuk yang honorer yang belum divaksin kita minta untuk ikuti program vaksinasi massal ini, kecuali ada yang memang tidak bisa karena kondisinya tidak memungkinkan oleh medis, di luar itu bisa dikatakan wajib," ujarnya.
Dengan semua guru sudah divaksin, lanjutnya, kesiapan PTM tahun ini benar-benar sudah siap, tidak hanya sarana dan prasarana, strategi penerapan protokol kesehatan, tetapi juga upaya memberikan ketahanan tubuh bagi para guru.
"Tapi tetap kita harus menunggu kebijakan pemerintah pusat dan daerah untuk tindak lanjut rencana pelaksanaan PTM tahun ini," tuturnya.
Khususnya untuk tingkat TK dan SD, di mana hampir satu tahun lalu tidak melaksanakan PTM, diharapkan tahun ini bisa.