“Sebab kita memiliki modal 5.000 alat test rapid antigen dari bantuan pemerintah provinsi, jadi harus kita manfaatkan dengan cepat,” paparnya.
Selain melakukan kegiatan rapid test antigen tersebut, pelaksanaan vaksinasi COVID-19 tahap ke-2 ini juga digencarkan, sebab Kota Banjarmasin mendapatkan tambahan sebanyak 73 ribu dosis vaksin produk Sinovac dari China.
“Sasaran vaksin para warga lanjut usia, sebab jumlahnya 50 ribu lebih,” tuturnya.
Saat ini, kasus COVID-19 di Kota Banjarmasin sesuai data Satgas COVID-19 Provinsi Kalsel totalnya sebanyak 6.568 orang, sembuh sebanyak 5.804 orang, sedangkan yang meninggal dunia sebanyak 191 orang. (ant)
Editor: Yayu Fathilal







