Medsos Heboh, Beredar Foto Jokowi Datangi Rumah Warga Birayang HST, Ini Faktanya
WARTABANJAR.COM, BARABAI - Saat banjir masih melanda Bumi Murakata tersebut, beredar foto-foto dengan caption Presiden Jokowi berada di Desa Birayang, Kecamatan Batang Alai Selatan (BAS) Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Sabtu (1/12).
Sebagai warganet membenarkan melihat kondisi ruangan rumah yang mirip dengan ciri-ciri warga hulu sungai dan banyak juga yang menganggapnya hoax.
Di foto tersebut, terlihat Jokowi duduk santai bersama warga menggunakan kemeja putih sambik digerumuti warga yang foto-foto.
Dari penelusuran ANTARA, dua foto Jokowi yang beredar itu ternyata lokasinya bukan di Birayang tetapi merupakan foto Tahun 2015.
Foto tersebut saat Jokowi berada di Rumah neneknya di Desa Dukuh, Boyolali, Jawa Tengah.
Di rumah yang berdinding triplek dan berlantai tanah itu sudah menanti sanak kerabat dekat Jokowi.

Jalan Putus
Sementara itu, perkembangan korban musibah banjir Kalsel, jalan poros nasional Transkalimantan yang menghubungkan kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan maupun provinsi lainnya di Pulau Kalimantan di Kecamatan Mataraman Kabupaten Banjar kembali terputus.
Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar Mokhammad Hilman di Martapura, Ahad mengatakan, kerusakan pada jembatan di titik ruas Jalan A Yani Km 55.500 itu terjadi sekitar pukul 04.00 WITA sehingga jalan terputus total.
"Sheet file yang kemarin dipasang pada oprit jembatan terangkat karena kerusakan bagian bawah oprit makin melebar akibat tergerus derasnya air sehingga jembatan tidak bisa dilintasi orang maupun kendaraan," ujarnya.
Ia mengatakan, penanganan rusaknya jembatan Transkalimantan kedua kalinya itu dilakukan Balai Besar Prasana Jalan Nasional (BBPJN) dan masih didiskusikan untuk memasang jembatan Balley.
Sementara itu, siaran pers dari Humas Polres Banjar menyebutkan kondisi Jembatan Sungai Salim Banua Hanyar Jalan A Yani Km 55.500 perbatasan Kecamatan Astambul-Mataraman longsor, Ahad pukul 04.00 WITA.
"Jembatan runtuh baik yang dari arah Banjarmasin longsor sekitar 4 Meter dan arah Hulu Sungai longsor sekitar 5 Meter. Sementara arus lalu lintas tidak dapat dilalui," tulis Kasubbag Humas Polres Banjar Iptu Suwardji. (ant)
Editor: Erna Wati