Permintaan Rumah Subsidi Tinggi, Bank Kalsel Ingin PUPR Tambah Kuota FLPP

Tercatat sejak Kuartal I sampai dengan Kuartal III 2020, Bank Kalsel berhasil menyalurkan 576 unit rumah dari kuota 595 atau secara persentase 95,23%.

Begitu juga dengan Bank Kalsel Syariah, berhasil menyalurkan 100% dari kuota 582 unit.

Dengan waktu yang telah berjalan sampai kini, Bank Kalsel tentu telah mencapai lebih dari itu.

Semua capaian ini terbukti dengan diraihnya penghargaan ‘Great Performance Regional Bank On Distribution of Affordable Housing Subsidies 2020’ oleh Bank Kalsel pada gelaran Indonesia Property & Bank Award ke-XV 2020, belum lama ini.

“Atas dasar capaian itulah, Bank Kalsel berharap  tambahan kuota FLPP kepada Kementerian PUPR per kuartal,” ujar Dirut BPD Kalsel.

Menurut Agus, sangat beralasan Bank Kalsel berharap Kementerian PUPR dan Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) memberikan tambahan kuota 2021, karena Bank Kalsel selalu berhasil mencapai target penyaluran.

“Penyaluran FLPP Bank Kalsel selalu memenuhi target.  Karena itu, tambahan kuota FLPP bisa turut menggerakkan ekonomi Kalsel, khususnya bagi pengusaha dan pekerja di sektor property,” tandasnya.

“Selain itu, bisa membantu para pekerja industri property, seperti mandor, buruh bangunan, tenaga pemasaran, untuk bisa mendapatkan penghasilan dari pembangunan perumahan bersubsidi,” paparnya. (edj)

Editor: Erna Wati