18 Bulan Lebih Dikosongkan karena Pandemi COVID-19, Pemerintah Arab Saudi Tempatkan Kembali Wadah Air Zamzam di Masjidil Haram

WARTABANJAR.COM, MEKKAH-Wadah air zamzam yang dipasang di banyak tempat di Masjidil Haram sekarang kembali tersedia untuk peziarah dan jemaah masjid bersejarah di Kota Mekah setelah jeda lebih dari 18 bulan.

Kepresidenan Urusan Dua Masjid Suci Arab Saudi telah membersihkan 155 stasiun marmer tetap (mashrabiyas/tempat air zamzam) dan 20.000 wadah untuk minum air Zamzam di Masjidil Haram, guna melayani jemaah dan pengunjung, sesuai dengan tindakan pencegahan atau protokol kesehatan COVID-19 yang berlaku di sana.

Pihak berwenang menghentikan pelayanan air zamzam berupa wadah setelah merebaknya pandemi COVID-19 pada awal 2020.

Gulfnews melaporkan, Rabu (13/10/2021) dikutip Jumat (15/10/2021), selama masa pandemi, Kepresidenan Urusan Dua Masjid Suci Arab Saudi mempekerjakan sejumlah besar pekerja untuk mendistribusikan air suci itu dalam botol tertutup, steril dan sekali pakai di mataf (area sekitar Kakbah/tempat tawaf), mas’a (area sa’i antara bukit Safa dan Marwah), serta di berbagai lokasi di dalam Masjidil Haram.

Wakil Kepresidenan Urusan Dua Masjid Suci Arab Saudi, Mohammad Al Jabri mengatakan keputusan untuk memulihkan mashrabiya dan kontainer iar zamzam diambil menyusul peningkatan imunisasi warga terhadap virus corona.

“Ini juga sesuai dengan semua tindakan pencegahan dan protokol pencegahan virus corona oleh jemaah umrah dan pengunjung Masjidil Haram,” katanya.

Jumlah stasiun zamzam tetap yang dioperasikan kembali di dalam Masjidil Haram mencapai lebih dari 97 dan 48 stasiun marmer pada kolom lantai dasar dan lantai pertama Masjidil Haram, selain 10 stasiun marmer di halaman Masjidil Haram.

“Stasiun air marmer ini baru dibangun di lantai pertama dan kedua Masjidil Haram serta di mas’a, ruang bawah tanah masjid, dan di halaman utara,” katanya.

Baca Juga :   Ngeri, Detik-detik Giliran Badai Pasir Terjang China
Tempat pengembilan air zamzam di Masjidil Haram. Foto: Twitter/رئاسة شؤون الحرمين
@ReasahAlharmain

Dia menambahkan bahwa semua stasiun air fiberglass di atap Masjidil Haram diganti dengan stasiun marmer baru.

Jumlah wadah air zamzam di Masjidil Haram mencapai lebih dari 20.000, dan rata-rata konsumsi harian air zamzam di Masjidil Haram mencapai 1,6 juta meter kubik.

Wadah air Zamzam disterilkan dan didesinfeksi secara teratur untuk memastikan keselamatan para peziarah dan jemaah.

Direktur Departemen Penyiraman Zamzam Masjidil Haram, Abdulrahman Al Zahrani mengatakan, pihaknya berupaya menjaga wadah tetap bersih dan steril dengan tujuan menjaga keselamatan pengunjung masjid.

Proses pencucian melewati lima tahap, katanya, seraya menambahkan bahwa sabun khusus yang bebas pewangi digunakan dalam pembersihan itu.

Tahapannya juga meliputi sterilisasi, pengeringan dan penyimpanan.

Kontainer tersebut kemudian diangkut dengan mobil tertentu ke tempat pengisian di Masjidil Haram.

Dia mengatakan seluruh operasi dilakukan di dalam kompleks masjid dengan bantuan peralatan khusus.

Sementara itu, pantauan wartabanjar.com di Twitter Kepresidenan Urusan Dua Masjid Suci Arab Saudi pada 11 Oktober 2021 lalu mengunggah beberapa foto tempat pengambilan air zamzam atau stasiun marmer air zamzam yang telah dibersihkan dan ditempatkan kembali di Masjidil Haram.

(brs)

Editor: Yayu Fathilal

BERITA LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

TERBARU HARI INI